Bogor, 2 September 2026 – Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) IPB University sukses menggelar acara Kick-Off Meeting: Pengembangan Kerjasama/Kemitraan Strategis Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026 pada Rabu (2/9). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah pusat, dan sekolah menengah unggulan guna mencetak generasi pimpinan bangsa menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan pembuka dari Dr. Ir. Naufal Mahfudz, M.B.A., M.M. Sebagai Kepala Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara dunia kampus dan sekolah menengah. “Melalui program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026, kita tidak hanya membangun sinergi antara kampus dan sekolah menengah, tetapi juga menyiapkan fondasi utama bagi generasi muda agar memiliki karakter, daya saing, serta literasi riset yang kuat menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Dr. Ir. Naufal Mahfudz, M.B.A., M.M.


Semangat kolaborasi tersebut diperkuat oleh opening remarks dari Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, M.For.Sc, IPU, ASEAN Eng. Sebagai Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni IPB University. Beliau menegaskan komitmen kampus dalam memperluas jangkauan jaringan pendidikan unggulan ke berbagai daerah. “Konektivitas dan kemitraan strategis dengan sekolah-sekolah unggulan merupakan pintu masuk utama dalam memetakan serta membina talenta-talenta terbaik bangsa. IPB University siap memberikan dukungan penuh bagi penguatan kapasitas akademik dan kepemimpinan di tingkat sekolah,” jelasnya.
Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain Siregar, M.For.Sc., IPU, ASEAN Eng., Juga menegaskan bahwa kemitraan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi harus menghasilkan manfaat nyata dan berkelanjutan.
“Kemitraan bukan hanya penandatanganan MoU. Dokumen kerja sama hanyalah sebuah hubungan yang lebih panjang. Nilai sebenarnya adalah apa yang dapat kita lakukan bersama setelahnya,” ungkap Prof. Iskandar.
Menurutnya, kemitraan yang hidup merupakan kemitraan yang mampu menghasilkan kegiatan, pengetahuan, peluang, pengalaman, dan manfaat yang dapat dirasakan bersama oleh para pihak yang terlibat.
“Kerja sama yang berkelanjutan adalah kondisi ideal yang harus kita capai bersama. Kemitraan yang hidup adalah kemitraan yang menghasilkan kegiatan, pengetahuan, peluang, pengalaman, dan manfaat yang dapat dirasakan bersama-sama,” Ujarnya
Setelah itu acara juga di lanjutkan dengan sambutan oleh: Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Ditjen Saintek Kemendiktisaintek.


Prof. dr. Ardi Findyartini, PhD. Memberikan dukungan
Dukungan regulasi dan kebijakan pilar nasional disampaikan melalui liputan sambutan oleh Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Ditjen Saintek Kemendiktisaintek. Dalam arahannya, Prof. dr. Ardi Findyartini, PhD mengapresiasi keaktifan IPB University dalam mendorong transformasi sistem belajar. “Program SUGT memiliki dasar hukum yang kuat dan menjadi instrumen vital dalam mendorong transformasi sistem pembelajaran nasional. Kami mengapresiasi IPB University yang konsisten mengawal ekosistem riset, literasi akademik, serta penguatan karakter siswa dan guru secara berkelanjutan,” tutur Prof. dr. Ardi Findyartini, PhD.


Selanjutnya acara Kick-Off dilanjutkan dengan Pengenalan Program Pengembangan Kerjasama/Kemitraan Strategis Oleh Dr. Willy Bachtiar, S.Ikom.,M.Ikom menegaskan bahwa Program pengembangan kemitraan strategis ini akan dilaksanakan melalui 5 kali pertemuan yang tersebar di lima wilayah regional. Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan agenda closing yang mempertemukan seluruh sekolah peserta di Jakarta. Melalui rangkaian program ini, diharapkan setiap sekolah dapat membangun dan memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai pihak, hingga pada tahap akhir dapat merealisasikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan mitra strategis.



kemudian diperdalam melalui sesi materi utama yang dibawakan oleh Dr. Dian Agustine Nuriman, M.I.Kom., IAPR. Dalam paparannya, Dr. Dian menyoroti pentingnya penguatan literasi riset, komunikasi publik, serta pembentukan self-esteem pada diri peserta didik. “Riset itu penting karena dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu yang bisa kita lakukan yaitu dengan membaca jurnal. Dengan membaca, kita bisa mendapatkan inspirasi. Selain itu, self-esteem yang tinggi dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga siswa lebih giat berusaha dan prestasinya meningkat… Always upgrade yourself, do your best, and be the best version of yourself,” pesan Dr. Dian di hadapan para peserta.

Sebagai bentuk langkah konkret, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian arahan pengisian Pemetaan Kebutuhan Mitra Potensial SUGT 2026. Instrumen ini digunakan untuk mendata profil serta kebutuhan spesifik tiap sekolah mitra agar program pelatihan guru, pengayaan riset, dan pendampingan siswa dapat dieksekusi secara terukur dan tepat sasaran. Seluruh rangkaian Kick-Off Meeting ini kemudian resmi ditutup dengan doa bersama dan penutupan oleh pembawa acara, menandai dimulainya komitmen kolaborasi SUGT 2026.








Kontak Media:
Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University
Email: lkpe@apps.ipb.ac.id
Telepon: (0251) 8622645


