Bogor, 14 Oktober 2026 — Program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026 menghadirkan kegiatan Pembinaan Karakter (Bootcamp Regional) Peserta Didik di SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas, memperkuat daya juang, serta membangun disiplin dan kemandirian dalam menghadapi tantangan masa depan.


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama IPB University melalui Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) IPB University sebagai bagian dari pelaksanaan Program SUGT 2026. Sebanyak 121 peserta didik dari dua sekolah yang terdaftar dalam program mengikuti rangkaian pembelajaran yang berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB di aula utama gedung laki-laki SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School.
Peserta terdiri atas 82 peserta didik SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School, dengan rincian 49 peserta didik kelas XI dan 33 peserta didik kelas XII, serta 39 peserta didik SMA Dwiwarna Boarding School, yang terdiri atas 21 peserta didik kelas XI dan 18 peserta didik kelas XII. Pertemuan lintas sekolah ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi, bertukar perspektif, dan belajar bersama melalui pengalaman yang beragam.
Bootcamp Regional SUGT 2026 dirancang untuk mendukung pengembangan peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga karakter, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Kerangka GARUDA menjadi landasan pembinaan karakter yang mencakup enam dimensi, yaitu Gigih, Adaptif, Religius–Etis, Unggul, Disiplin–Mandiri, serta Amanah–Kolaboratif. Melalui kerangka tersebut, peserta didik didorong untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun nilai-nilai yang mendukung pertumbuhan pribadi dan kontribusi positif bagi lingkungan.
Membuka Potensi melalui Kreativitas dan Inovasi

Sesi pagi menghadirkan Prof. Dr. Julie Ekasari, S.Pi., M.Sc., Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, sebagai narasumber Course 3: Unggul, Kreatif–Inovatif dengan tema “Unlock Your Potential: From Creativity to Innovation and Excellence.”
Sesi ini mengajak peserta didik memahami bahwa keunggulan tidak semata-mata ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan mengenali potensi, mengembangkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan menghasilkan gagasan yang dapat memberikan manfaat. Kreativitas dipandang sebagai proses untuk melihat kemungkinan baru, sedangkan inovasi merupakan langkah untuk mengembangkan gagasan menjadi solusi yang relevan.

Melalui pembelajaran yang interaktif, peserta didik memperoleh ruang untuk menyampaikan pendapat, bertukar ide, dan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Proses ini mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam membangun pemahaman dan mengembangkan potensi diri.
Sesi pagi ditutup dengan pengisian post-test untuk membantu mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari sebelum kegiatan dilanjutkan pada sesi siang.
Mengembangkan Kegigihan dan Disiplin Diri


Sesi siang menghadirkan Dr. Sintho Wahyuning Ardie, S.P., M.Si., dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University, sebagai narasumber Course 4 dan Course 5, yang berfokus pada nilai Gigih–Ulet dan Disiplin–Mandiri. Kedua course mengangkat tema “Grit to Greatness: Embrace Challenges, Rise from Setbacks, Keep Growing” serta “Master Yourself, Embrace Challenges, Keep Growing.”
Melalui kedua tema tersebut, peserta didik diajak memahami pentingnya ketangguhan dalam menghadapi kesulitan, kemauan untuk belajar dari kegagalan, serta kemampuan mengelola diri dalam mencapai tujuan. Kegigihan tidak hanya berarti terus berusaha, tetapi juga kesediaan mengevaluasi pendekatan dan menyesuaikan strategi ketika menghadapi hambatan. Sementara itu, disiplin dan kemandirian menjadi bekal untuk mengarahkan tindakan, mengelola tanggung jawab, dan menjaga konsistensi dalam proses belajar.

Rangkaian pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan mendorong peserta didik untuk berkolaborasi, berpikir kritis, menunjukkan daya juang, dan berani menyampaikan pendapat. Melalui interaksi dengan narasumber maupun sesama peserta, mereka memperoleh kesempatan untuk memperluas perspektif dan merefleksikan cara menghadapi tantangan dalam kehidupan akademik maupun keseharian.
Pada akhir sesi siang, peserta kembali mengikuti post-test sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran. Evaluasi ini melengkapi proses pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman materi, tetapi juga pada kesadaran peserta untuk menerapkan nilai-nilai karakter dalam tindakan nyata.
Menumbuhkan Generasi Unggul melalui Nilai GARUDA
Rangkaian kegiatan ditutup dengan closing speech oleh Gilang Ayuningtyas, S.Pt., M.Si., selaku representatif pimpinan LKPE IPB University. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik, pihak SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School sebagai tuan rumah, SMA Dwiwarna Boarding School, serta para narasumber yang telah mendukung pelaksanaan Bootcamp Regional SUGT 2026.
Beliau menekankan bahwa pengembangan talenta unggul tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi perlu disertai karakter yang kuat, keberanian menghadapi tantangan, kemauan untuk terus belajar, dan kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
“Setiap peserta didik memiliki potensi untuk tumbuh dan memberikan kontribusi positif. Namun, potensi tersebut perlu disertai karakter, disiplin, dan keberanian untuk mencoba. Nilai-nilai GARUDA hendaknya tidak berhenti sebagai materi yang dipelajari selama bootcamp, tetapi diwujudkan dalam pilihan dan tindakan sehari-hari—ketika menghadapi kesulitan, bekerja sama dengan orang lain, mengambil tanggung jawab, dan terus memperbaiki diri. Kami berharap pengalaman hari ini menjadi langkah awal bagi adik-adik untuk semakin mengenali potensi diri, berani mengembangkan gagasan, dan konsisten mengambil langkah menuju masa depan yang ingin dicapai,” ujar Gilang Ayuningtyas.
Beliau juga menyampaikan bahwa Program SUGT 2026 merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki fondasi karakter yang kokoh. Dukungan sekolah dan kolaborasi berbagai pihak menjadi penting agar pembelajaran yang diperoleh selama bootcamp dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan pendidikan.

Setelah closing speech, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari LKPE IPB University kepada pihak SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School sebagai sekolah tuan rumah. MC kemudian menutup rangkaian kegiatan, dan para peserta kembali ke rumah masing-masing.
Melalui Bootcamp Regional Peserta Didik SUGT 2026 di Jawa Barat, peserta diharapkan semakin mampu mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas menjadi inovasi, menghadapi tantangan dengan gigih, serta membangun disiplin dan kemandirian. Keterlibatan LKPE IPB University dalam program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang bermakna, sehingga penguatan karakter dapat berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi dan kesiapan peserta didik menghadapi masa depan.








Kontak Media:
Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University
Email: lkpe@apps.ipb.ac.id
Telepon: (0251) 8622645


