
Bogor, 3 September 2026 — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) bersama IPB University menyelenggarakan Kick Off Meeting Program Pembinaan Karakter (Bootcamp Regional) SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kapasitas guru, tenaga kependidikan, serta manajemen sekolah sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan yang unggul.
Kepala LKPE IPB University, Dr. Ir. Naufal Mahfudz, MM, membuka Program Pembinaan Karakter SUGT 2026 dengan menekankan pentingnya penguatan karakter dan kepemimpinan bagi seluruh ekosistem sekolah.
“Transformasi pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga membutuhkan pendidik dan pengelola sekolah yang mampu menciptakan lingkungan serta tata kelola yang mendukung pembentukan karakter.”
Melalui program ini, IPB University berharap penguatan kapasitas dan karakter dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sekolah serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Direktorat Jenderal Sains, Prof. dr. Ardi Findyartini, PhD, yang menekankan bahwa seluruh SMA Unggul Garuda Transformasi telah memiliki fondasi yang kuat melalui proses seleksi berbasis portofolio sekolah. Prof. Ardi menyampaikan bahwa penguatan karakter dan kepemimpinan perlu terus dikembangkan melalui kemampuan mengelola diri, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
“Penguatan karakter tidak muncul secara tiba-tiba. Kegigihan tumbuh ketika kita menghadapi tantangan dan berusaha mencari penyelesaian, kemudian dilanjutkan dengan kemampuan untuk beradaptasi.”

Semangat kolaborasi tersebut diperkuat oleh opening remarks dari Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, M.For.Sc, IPU, ASEAN Eng. Sebagai Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni IPB University. Beliau menegaskan komitmen kampus dalam memperluas jangkauan jaringan pendidikan unggulan ke berbagai daerah. “Konektivitas dan kemitraan strategis dengan sekolah-sekolah unggulan merupakan pintu masuk utama dalam memetakan serta membina talenta-talenta terbaik bangsa. IPB University siap memberikan dukungan penuh bagi penguatan kapasitas akademik dan kepemimpinan di tingkat sekolah,” jelasnya.
Sesi berikutnya diisi oleh Ir. Jamil Azzaini, MM, pembicara publik dan motivator nasional yang berfokus pada pengembangan diri dan kepemimpinan. Sebagai Founder Kubik Leadership, Akademi Trainer, dan Kampung Ecoprener, serta penulis buku Kubik Leadership dan DNA Sukses Mulia, beliau mengajak para pendidik untuk memaknai profesi guru sebagai pilihan dan bentuk pengabdian yang dijalankan dengan noble purpose, nilai yang kuat, serta komitmen untuk terus mengembangkan diri.
“Pendidik yang melahirkan generasi hebat harus bekerja dengan noble purpose, memiliki values, khususnya integritas, dan terus memperbaiki diri agar layak menjadi teladan.”
Melalui materi tersebut, Ir. Jamil menekankan bahwa profesionalisme pendidik tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan mengajar, tetapi juga melalui integritas, kompetensi, dan keteladanan dalam menjalankan peran sehari-hari.


Pada sesi akhir kegiatan Kick Off Meeting, Asisten Bidang Talent Development LKPE IPB sekaligus PIC Pelaksana Program Peningkatan Kapasitas Pendukung SUGT 2026, Dr. Willy Bachtiar, S.IKom., M.IKom., memaparkan rangkaian Program Peningkatan Kapasitas Pendukung SUGT 2026 yang mencakup pembinaan karakter dan pengembangan kerja sama atau kemitraan strategis. Dr. Willy menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjangkau 42 sekolah dengan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan cara berpikir, bersikap, dan bekerja hingga membentuk budaya sekolah.
“Program ini bukan sekadar target administratif, tetapi 42 ekosistem yang ingin kami perkuat. Kita ingin memastikan bahwa pembelajaran tidak berhenti pada knowledge transfer, tetapi menjadi praktik, kebiasaan, hingga akhirnya membudaya.”
Program Pembinaan Karakter (Bootcamp Regional) untuk Guru, Tenaga Kependidikan akan dilaksanakan secara bertahap di delapan regional, mencakup Bogor, Palembang, Banten, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, hingga Samarinda dan regional lainnya. Pelaksanaan Bootcamp Regional berlangsung secara bertahap dari bulan September hingga November 2026, dengan pola yang disusun untuk memastikan setiap regional memperoleh pengalaman pembelajaran dan standar kompetensi yang konsisten.
Melalui enam dimensi karakter SUGT: Gigih, Adaptif, Religius, Etis, Unggul, Kreatif, Inovatif, Disiplin, Mandiri, Amanah-Kolaboratif, program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan sekaligus mendorong terciptanya perubahan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.








Kontak Media:
Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University
Email: lkpe@apps.ipb.ac.id
Telepon: (0251) 8622645


