Bogor, 23–24 Agustus 2025 — Cooperative Executive Leadership Program
(CLEVER) for ANGKASA, Malaysia yang diselenggarakan oleh LKPE IPB University menghadirkan narasumber dengan keahlian beragam, mulai dari akademisi, praktisi,hingga perwakilan pemerintah. Dr. Luqman Tamanini dari PT Bank Syariah Indonesia, H. Hendri Tanjung, Ph.D dari Baitut Tamwil Muhammadiyah Cooperative,dan Ibu Destry Anum Sari dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Dari kalangan akademisi IPB University, hadir Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc.Agr, Bapak Rahmat Yanuar, SP, M.Si, Dr. Suprehatin, S.P., M.AB Prof. Dr. Despal, S.Pt., M.Sc.Agr, dan Prof. Dr. Sahara, S.P., M.Si. Kehadiran para pakar tersebut memberikan wawasan
dan perspektif strategis kepada peserta yang merupakan pimpinan ANGKASA.








Program ini bertujuan untuk membekali para pemimpin koperasi Malaysia dengan keterampilan kewirausahaan dan kepemimpinan strategis yang disesuaikan dengan tantangan lokal, sekaligus mendorong terciptanya model bisnis inovatif dan tangguh yang mendukung pertumbuhan sosial-ekonomi serta pemberdayaan masyarakat. Program ini dirancang untuk membekali para pemimpin koperasi Malaysia dengan keterampilan kewirausahaan dan kepemimpinan strategis, sekaligus mendorong
terciptanya model bisnis inovatif yang tangguh. Kepala LKPE IPB University, Dr.Naufal Mahfudz, menekankan bahwa “CLEVER hadir untuk memberikan ruang pembelajaran yang relevan bagi para pemimpin koperasi agar siap menghadapi perubahan zaman.”

Dalam hari terakhir penutupan, para peserta memperoleh wawasan mengenai praktik terbaik pengelolaan koperasi, transformasi digital, hingga tata kelola kelembagaan. Presiden ANGKASA, Datuk Muhammad Ali Hasan, menyebut bahwa “program ini memberikan perspektif baru bagi pimpinan koperasi Malaysia dalam menyusun strategi yang lebih kompetitif namun tetap berpihak pada kesejahteraan anggota.”Selain materi kelas, peserta juga mengikuti kunjungan lapangan untuk melihat langsung praktik bisnis koperasi di Indonesia.
Hal ini mendapat apresiasi dari Wakil Rektor IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni, Prof. Iskandar Zulkarnaen Siregar, yang menilai bahwa “kerja sama IPB–ANGKASA adalah contoh nyata sinergi akademisi, pemerintah, dan gerakan koperasi dalam memperkuat daya saing di ASEAN


Program seperti ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan daya saing koperasi di tingkat regional maupun global. Melalui penguatan kapasitas kepemimpinan dan pemahaman strategi bisnis modern, koperasi mampu beradaptasi dengan dinamika pasar yang semakin kompetitif. Dengan tetap berpegang pada tujuh prinsip koperasi mulai dari keanggotaan sukarela, pengendalian demokratis, partisipasi ekonomi anggota, kemandirian, pendidikan dan pelatihan, kerja sama antar koperasi, hingga kepedulian terhadap komunitas koperasi dapat mengembangkan diri tanpa kehilangan jati dirinya.
Kekuatan koperasi terletak pada kemampuannya untuk memberdayakan anggota sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas. Melalui kolaborasi nyata antar-stakeholder, baik pemerintah, akademisi, praktisi, maupun pelaku usaha, koperasi tidak hanya menjadi pilar ekonomi rakyat, tetapi juga motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Dengan sinergi yang solid, koperasi diyakini mampu berjaya menghadapi tantangan global dan tampil sebagai institusi ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing tinggi.








Kontak Media:
Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University
Email: lkpe@apps.ipb.ac.id
Telepon: (0251) 8622645


