
Indosat Ooredoo Hutchison kembali menghadirkan SheHacks 2025, program pemberdayaan perempuan yang berfokus pada inovasi teknologi untuk menyelesaikan tantangan sosial di Indonesia. SheHacks merupakan wadah kolaboratif bagi perempuan untuk berinovasi, memperluas jaringan, dan mengembangkan potensi mereka melalui pelatihan, pendampingan, dan kompetisi ide. Sebagai bagian dari upaya distribusi informasi ke berbagai kalangan, Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) IPB University turut berkolaborasi dalam menyosialisasikan program ini.
Info Session SheHacks 2025 diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada hari Kamis, 15 Mei 2025 pukul 16.00 – 17.00 WIB. Acara dibuka secara hangat oleh Alma Fildzah dari SheHacks yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC), dan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan pimpinan LKPE IPB University, yakni Sonya Dwi Rachmawati, S.Hut., M.M., selaku Asisten Bidang Training Management LKPE IPB University. Dalam sambutannya, Ibu Sonya menyampaikan dukungan penuh LKPE terhadap program SheHacks serta pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk mendorong partisipasi perempuan dalam inovasi digital.

Acara berlanjut dengan pemaparan utama mengenai program SheHacks 2025 yang disampaikan oleh Ajeng Kusumaning Ratri, selaku AVP – CSR Education & Community Development at PT. Indosat Tbk. Dalam presentasinya, Ia menjelaskan bahwa SheHacks fokus pada tiga isu utama: kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan kesehatan mental. Ia juga memaparkan alur program mulai dari tahap registrasi, bootcamp, sesi mentoring, hingga pitching dan demo day. SheHacks terbuka bagi perempuan dengan ide awal maupun yang telah memiliki prototipe solusi teknologi yang berdampak sosial.


Sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif yang dipandu oleh Ajeng Kusumaning Ratri dan Astri Noviyanti dari SheHacks. Beberapa pertanyaan menarik pun muncul dari peserta. Chesi Deviaksa Yahya, salah satu peserta, menanyakan indikator penilaian untuk pitching deck, yang dijawab oleh tim SheHacks bahwa penilaian akan didasarkan pada aspek Sustainability (keberlanjutan solusi), model bisnis, dampak (impact – sebagai poin utama yang diperhatikan), serta reaksi atau keterlibatan audiens. Sementara itu, peserta lain juga mengajukan pertanyaan mengenai langkah awal yang perlu dipersiapkan bagi mereka yang masih berada pada tahap ide. Menanggapi hal tersebut, tim SheHacks menyarankan untuk mengikuti program SheHacks Ideation, sebuah rangkaian pembelajaran yang terdiri dari sekitar 6–8 kelas. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar dalam membangun usaha berbasis teknologi dan dampak sosial. Meskipun nantinya peserta belum berhasil lolos sebagai finalis, mereka tetap mendapatkan manfaat berupa wawasan dan keterampilan baru sebagai bekal dalam perjalanan kewirausahaan mereka.
Melalui Info Session ini, Indosat Ooredoo Hutchison kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang yang inklusif bagi perempuan Indonesia dalam dunia teknologi. SheHacks 2025 diharapkan menjadi katalis lahirnya inovator-inovator perempuan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan sosial di masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi lkpe.ipb.ac.id.
Kontak Media:
Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University
Email: lkpe@apps.ipb.ac.id
Telepon: (0251) 8622645


