Gorontalo, 15 Desember 2025 — Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) dilaksanakan selama dua hari di MAN Insan Cendekia (IC) Gorontalo pada 15–16 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan menengah. Program ini merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Sains-Teknologi (Kemendiktisaintek) dengan pelaksana teknis Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) IPB University, dan diselenggarakan di MAN IC Gorontalo dengan melibatkan siswa, guru, serta tenaga kependidikan.

Kegiatan hari pertama, Senin (15/12), diawali dengan sesi pengayaan bagi siswa MAN IC Gorontalo dan sekolah pengimbasan yang berlangsung dalam suasana antusias dan interaktif. Materi disampaikan oleh Dr. Iyep Komala, S.Pt., M.Si., yang mengangkat tema Self Esteem dan Pengayaan Budaya Luar. Dalam paparannya, Dr. Iyep menegaskan bahwa self-esteem merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri siswa.
“Self-esteem merupakan hal penting yang perlu dimiliki oleh siswa, karena memiliki self-esteem dapat meningkatkan kesadaran belajar,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa self-esteem yang kuat mendorong siswa untuk berani bertanya, mencoba hal baru, tidak takut gagal, lebih siap menghadapi ujian, serta mampu bersaing dalam berbagai kompetisi akademik maupun non akademik. Pada sesi ini, siswa juga diajak melakukan refleksi diri dengan mengidentifikasi kelebihan utama yang dimiliki, prestasi yang membanggakan, serta aspek yang masih perlu diperbaiki sebagai bagian dari proses pengembangan diri yang berkelanjutan.
Masih di hari pertama, Prof. Asep Gunawan, S.Pt., M.Sc. menyampaikan materi kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta perwakilan perguruan tinggi di sekitar MAN IC Gorontalo dengan topik Membangun Budaya Riset Kolaboratif dan Inovatif di Sekolah. Ia menegaskan pentingnya riset sebagai penguat kualitas pembelajaran.

“Riset itu penting karena dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu yang bisa kita lakukan yaitu dengan membaca jurnal. Dengan membaca, kita bisa mendapatkan inspirasi,” ujarnya.
Pada hari kedua, kegiatan dibuka dengan sesi Dr. Syaefudin, S.Si., M.Si. yang membahas Meningkatkan Prestasi Siswa dan Penulisan Ilmiah bagi GTK dan siswa. Materi ini menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, konsistensi belajar, serta keterampilan menulis ilmiah sebagai penunjang prestasi akademik dan kesiapan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Indra Refipal Sembiring, S.E., M.M. dengan topik English Literacy for High School Teacher. Ia menyampaikan bahwa penguatan literasi bahasa Inggris bagi guru menjadi kebutuhan penting di era global.
“Di era sekarang, guru perlu memahami literasi bahasa Inggris sebelum menyampaikannya kepada siswa. Hal ini dapat mendorong siswa lebih mudah memahami apa yang disampaikan,” jelasnya.

Secara paralel, Dr. Ir. Naufal Mahfudz, M.M. menyampaikan materi kepada orang tua murid dengan topik Menjadi Orang Tua Visioner di Era Transformasi Global. Sesi ini dilaksanakan secara hybrid untuk mengakomodasi orang tua siswa yang sebagian besar berasal dari luar wilayah Gorontalo.

Dalam pemaparannya, Dr. Naufal menegaskan bahwa peran orang tua perlu bertransformasi seiring perubahan zaman.
“Di tengah dinamika transformasi global yang semakin kompleks, peran orang tua tidak lagi cukup hanya sebagai pengasuh dan pendidik. Orang tua perlu bertransformasi menjadi navigator yang mampu mengarahkan masa depan anak, coach yang membangkitkan dan mengembangkan potensi terbaiknya, serta visioner yang mampu membaca arah perubahan dan tantangan dunia,” ungkapnya.
Selain diikuti oleh siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, SMAT Wira Bhakti, dan MA Sabrun Jamil Gorontalo, yang turut memperkuat jejaring kolaborasi pendidikan di wilayah Gorontalo.

Melalui pelaksanaan SUGT di MAN IC Gorontalo, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan karakter, literasi, serta prestasi akademik. Program ini menjadi salah satu upaya nyata Kemendiktisaintek melalui pelaksana teknis LKPE dalam menyiapkan generasi muda unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.








Kontak Media:
Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif IPB University
Email: lkpe@apps.ipb.ac.id
Telepon: (0251) 8622645


